<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Museum Wayang di Surakarta Adaptive Re-Use eks. Gedoeng Joeang Surakarta Penekanan Pada Konsep Layout Interior Museum

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Surakarta memiliki semboyan "Berseri", akronim dari "Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah", sebagai slogan pemeliharaan keindahan kota. Untuk kepentingan pemasaran pariwisata, Solo mengambil slogan pariwisata Solo, The Spirit of Java (Jiwanya Jawa) sebagai upaya pencitraan kota Solo sebagai pusat kesenian Jawa. Potensi - potensi seni dan kebudayaan kota Surakarta merupakan sebuah aset yang sangat berharga dan takkan habis digali nilai – nilainya, karena kehidupan seni dikota solo mulai berkembang. UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukkan kesenian wayang dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Nilai-nilai yang terdapat dalam wayang, dalam sejarahnya yang teramat panjang, merangkum nilai-nilai yang berasal dari sistem etika zaman dahulu yaitu Hinduisme/Budhisme, Islam, aliran-aliran kepercayaan/kebathinan dan lain-lain. Ajaran wayang purwa banyak mempengaruhi cara berpikir dan perilaku masyarakat (Jawa). Kesenian wayang kulit dapat dipakai sebagai sebuah media pembelajaran hidup mulai dari nilai watak, etika. Maka Pelestarian kesenian sangat penting pada setiap kota yang berbudaya, diantaranya kota Surakarta atau Solo itu sendiri. Suatu wadah yang dapat memelihara nilai kesenian yaitu berupa museum sangat dibutuhkan, mengingat banyaknya juga bangunan-bangunan tua di kota Surakarta yang terbengkalai dapat dijadikan potensi untuk merencanakan suatu museum dengan tata layout interior yang baru dan berbeda pada umumnya. Kata kunci : Kesenian Wayang dan Bangunan Heritage

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By