Optimalisasi Distribusi Persediaan dengan Pendekatan Vendor Managed Inventory (VMI) pada Sistem Multi-Vendor dan Multi-Retailer dengan Ketidakpastian Permintaan
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sistem distribusi pada Perusahaan X masih menghadapi kendala dalam pengelolaan persediaan dan penentuan alokasi distribusi produk akibat adanya ketidakpastian permintaan. Kondisi tersebut menyebabkan meningkatnya biaya operasional serta menurunkan efisiensi kinerja rantai pasok. Selain itu, proses pemilihan vendor yang belum dilakukan secara terintegrasi mengakibatkan aktivitas distribusi belum berjalan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan sistem distribusi persediaan pada jaringan multi-vendor dan multi-retailer melalui penerapan metode Vendor Managed Inventory (VMI) dengan kebijakan Periodic Review (P-System), pendekatan Mixed Integer Linear Programming (MILP), serta konsep single sourcing. Model optimasi disusun dengan mempertimbangkan keputusan mengenai jumlah produk yang didistribusikan, pemilihan vendor, kapasitas produksi, kapasitas distribusi, tingkat persediaan, serta komponen biaya yang terdiri atas economic cost, environmental cost, dan social cost. Model tersebut diselesaikan menggunakan Microsoft Excel Solver untuk memperoleh keputusan distribusi yang menghasilkan total biaya minimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode VMI mampu menghasilkan keputusan distribusi dan pemilihan vendor yang optimal pada sistem yang melibatkan 2 vendor, 9 retailer, dan 7 jenis produk. Implementasi konsep single sourcing memastikan bahwa setiap retailer hanya memperoleh pasokan dari satu vendor pada setiap periode distribusi. Berdasarkan hasil optimasi, total biaya sistem yang diperoleh sebesar Rp42.972.972,34, lebih rendah dibandingkan kondisi awal sebesar Rp79.521.641,02. Dengan demikian, terjadi penghematan biaya sebesar Rp36.548.668,68 atau sebesar 45,96%. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penerapan metode VMI yang dipadukan dengan pendekatan MILP dan konsep single sourcing mampu meningkatkan efisiensi sistem distribusi sekaligus menekan total biaya dalam rantai pasok Perusahaan X.