Pemanfaatan Limbah Pertanian “jerami” untuk memproduksi Plastik Ramah Lingkungan Berupa Bioplastik
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Plastik merupakan material yang sering digunakan oleh manusia karena serba guna
dan praktis. Jumlah produksi sampah plastik yang sangat besar merupakan salah satu
ancaman terhadap masalah lingkungan dan kesehatan manusia. Bioplastik merupakan plastik
yang mudah terdegradasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendukung pertanian berkelanjutan
di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu preparasi bahan,
pembuatan media, pembuatan kultur, pembuatan inokulum, delignifikasi, de-hemiselulosa,
pembuatan bioplastik dengan metode inversi fasa dengan variasi metode pembuatan secara
kimia (Pelarut Organik) dan biologi (Fungi Trametes Versicolor). Hasil analisis morfologi
menunjukkan bahwa bioplastik yang terbentuk belum homogen dan pada analisis gugus
fungsi, tidak ditemukan adanya gugus fungsi baru dalam bioplastik. Metode biologi
menghasilkan kadar selulosa yang lebih tinggi (0,509 gram) dan kadar lignin yang lebih
rendah (0,023 gram), sedangkan metode kimia menghasilkan kadar selulosa yang lebih
rendah (0,361 gram) dan kadar lignin yang lebih rendah (0,005 gram). Dengan demikian,
metode biologi lebih efektif dalam meningkatkan kadar selulosa dan mengurangi kadar
lignin. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa selulosa dari limbah jerami padi dapat
dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan bioplastik yang mendukung pertanian lokal di
Indonesia.